Ivan Butar Butar

15 pelajaran/perenungan pribadi selama di perjalanan (catatan kecil/cepat saja), … di atas langit Fort Good Hope (Canada), 17 Oktober 2026 pukul 19:52.

  1. Di dalam Kristus kita sudah puas & bahagia. Komplit. Hal lain “bonus”, tambahan saja sebenarnya.
  2. Tiap hari adalah anugerah & berkat (gift) dari Tuhan. Tiada esok pagi jika bukan Tuhan yang mengizinkan.
  3. Tubuh bisa kuat, bisa lemah. Takjub bagaimana tubuh bisa menjalani 2 minggu perjalanan tanpa pegel, sakit. Tapi ada masa letih dan mengantuk berat sehingga harus tidur/rehat.
  4. Rumah semestinya diatur/didesain menjadi tempat paling membahagiakan — yang damai dan penuh sukacita. Bepergian/berlibur membawa kesenangan tersendiri, namun hanya bersifat sementara. Besok atau minggu depan kita akan kembali ke rumah lagi.
  5. Bepergian berguna. Kadang perlu “kehilangan” dulu untuk menyadari berharganya sebuah hal: keluarga/anak, komunitas, dsb.
  6. Tiap tempat/kota sebagaimana pun menyenangkan, mempunyai tantangan dan masalahnya sendiri — tidak ada tempat yang betul2 sempurna.
  7. Tempat yang paling tepat/pas bagi kita adalah tempat dimana Tuhan mau kita berada. Lebih baik berada di malam pekat bersama Dia dibanding di hari cerah tanpa kehadiran-Nya.
  8. Ide2 kecil “menghabiskan” waktu 14 jam 😬 terbang (New York City — Tokyo): Refleksi 1 tahun berjalan atau 10 tahun belakangan bersama Tuhan: Mengingat, Berdoa & Mensyukuri semua hal. Baca buku rohani (& mendoakan setelah beres 1 bab atau sesuai “gerakan hati”). Mendoakan pasangan, anak, saudara, & orang2 yg kita kenal. Tidur jika letih/ngantuk. Repeat.
  9. Ajar kami (aku) Tuhan menghitung hari2 (supaya bijak). Waktu kita pendek di dunia. Apa yang Tuhan ingin aku kerjakan dalam 10, 20, atau 30 tahun sisa hidup ke depan?
  10. Kita akan mengakhiri hidup. Orang akan “segera” melupakan kita (untuk keluarga, ingatan akan lebih panjang). Dan hidup akan berjalan terus seperti biasanya/sebelumnya. Kedengaran pahit memang, tapi itulah kenyataan.
  11. Temukan tangan kasih Tuhan dalam hal2 sederhana (ordinary) keseharian. Buatlah diri kita terkagum (& bersyukur). Jangan menanti hal besar (extraordinary) dulu untuk menyadari kehadiran & kasih-Nya.
  12. Ada orang kuat, ada yang lemah. Ada yang kaya, ada yang miskin. Pintar terpelajar, dan tanpa pendidikan. Itu yg kulihat dan amati selama di jalan. Realita kehidupan yang harus diterima.
  13. Kita (menjalani) hidup bukan karena melihat, namun karena percaya/iman.
  14. Ada Tuhan dalam turbulensi pesawat. Ada Tuhan dalam “interupsi” kehidupan kita. Agar kita bersandar bukan pada alat, pengalaman, kemampuan, dan manusia. Tapi kepada Dia saja.
  15. Love God, love people. Pada akhirnya KASIH. Kejarlah, upayakanlah!
  16. Bonus 😃: (jika menikah/berkeluarga) Kasihi pasangan kita sepenuh2nya, sedalam2nya. Hari ini, hari paling baik. Kelak kita dapati tiada dia lagi di sisi tempat tidur biasanya…

Tinggalkan Balasan